Jumat, 01 Mei 2026

Selamat Hari Buruh 1 Mei 2026

Selamat Hari Buruh 1 Mei 2026
HIMPAUDI mengajak seluruh tenaga pendidik dan pekerja untuk terus bersinergi, berkarya, dan berkontribusi dalam menciptakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas demi masa depan Indonesia yang gemilang.

 

Kamis, 23 April 2026

RAPAT KOORDINASI POKJA BUNDA PAUD KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2026: SINERGI PEMBANGUNAN SDM UNGGUL SEJAK DINI






Bondowoso – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan percepatan program pendidikan anak usia dini, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pendopo Kabupaten Bondowoso pada Kamis (23/4) ini dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan PAUD se-Kabupaten Bondowoso.

Acara tersebut diikuti secara antusias oleh para peserta yang terdiri dari Pengurus Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), Pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), Pengurus Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA), para Penilik PAUD, serta Pengawas TK se-Kabupaten Bondowoso. Kehadiran lintas organisasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan layanan PAUD yang holistik dan berkualitas.

Sambutan Utama Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso

Sambutan utama disampaikan langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Bondowoso, Hj. 

..................... Dalam pidatonya, beliau mengucapkan selamat memperingati hari Kartini, dan ia menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan tahun akselerasi transformasi PAUD menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

"Anak-anak Bondowoso adalah investasi masa depan kita. Koordinasi yang solid antara Himpaudi, IGTKI, IGRA, penilik, dan pengawas adalah kunci utama memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam mendapatkan stimulasi pendidikan, gizi, dan perlindungan. Pokja Bunda PAUD harus menjadi ruang kolaborasi nyata, bukan sekadar formalitas," tegasnya.

Lebih lanjut, Bunda PAUD menyoroti tiga agenda prioritas tahun 2026:

1. Penguatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan – Menghilangkan tes calistung dan mengedepankan kemampuan fondasi seperti kematangan emosi dan kemampuan sosial.

2. Peningkatan Kapasitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan – Melalui pelatihan terpadu berbasis kebutuhan satuan PAUD di wilayah perdesaan dan perkotaan.

3. Implementasi Data Tunggal PAUD Bondowoso – Memastikan sinkronisasi data anak, guru, dan lembaga untuk intervensi program yang tepat sasaran.

Selain itu, beliau mengapresiasi kerja para penilik dan pengawas TK yang dinilainya telah menjadi ujung tombak pemantauan mutu di lapangan. "Saya minta pengawasan tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga pendampingan teknis yang humanis kepada guru-guru PAUD kita," pesannya.

Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok terpumpun membahas penyusunan rencana kerja semester genap 2026 serta mekanisme monitoring evaluasi berbasis desa. Acara ditutup dengan komitmen bersama penandatanganan pakta integritas layanan PAUD berkualitas di Kabupaten Bondowoso.

Kontributor: Tim Pokja Bunda PAUD Bondowoso

Editor: Redaksi Himpaudi Kabupaten Bondowoso

Kamis, 09 April 2026

UNDANGAN HALAL BIHALAL KELUARGA BESAR HIMPAUDI KABUPATEN BONDOWOSO

 

Sabtu, 21 Maret 2026

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

SEGENAP KELUARGA BESAR
PENGURUS DAERAH HIMPAUDI KABUPATEN BONDOWOSO

mengucapkan

🌙 Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H 🌙

Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Mohon maaf lahir dan batin.
Semoga di hari yang suci ini, kita semua kembali fitri,
dipenuhi kebahagiaan, keberkahan, dan kesehatan.
Mari terus menebar kebaikan dan mendidik generasi dengan penuh cinta.

✨ Salam hangat untuk seluruh keluarga besar PAUD ✨

Kamis, 26 Februari 2026

Jembatan Sentong Bondowoso Ambruk, Akses Jember-Bondowoso Terputus

Bondowoso – Bencana menerjang infrastruktur transportasi di Kabupaten Bondowoso. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Senin (23/2/2026) siang menyebabkan Jembatan Sentong yang berada di Jalan Mastrip, Desa Sukowiryo, ambruk pada Senin sore sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa ini langsung memutus akses utama penghubung antara Kabupaten Bondowoso dan Jember 

Jembatan peninggalan era kolonial yang diperkirakan telah berusia lebih dari satu abad tersebut ambruk pada bagian sisi baratnya. Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto, menyatakan bahwa faktor cuaca ekstrem menjadi pemicu utama. Hujan deras memicu lonjakan debit air yang menggerus struktur penopang jembatan hingga konstruksinya tak mampu bertahan .

Awalnya, kendaraan sempat diberlakukan sistem buka-tutup satu lajur. Namun, kemunculan retakan baru di badan jembatan memaksa petugas untuk menutup total akses jalan provinsi tersebut demi keselamatan pengguna jalan .

Dampak Ekonomi dan Sosial

Ambrolnya jembatan ini tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga memicu gangguan signifikan pada aktivitas sosial dan ekonomi warga. Warga kini terpaksa menempuh jalur alternatif yang berjarak hingga tiga kilometer, padahal panjang jembatan yang putus hanya sekitar 45 meter .

Seorang warga Sukowiryo, Nova Praindasti, mengungkapkan keluhannya saat berdialog dengan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang meninjau lokasi kejadian. "Kalau muter bisa tiga kilometer. Padahal (menyeberang jembatan) ini cuma 45 meter. Aktivitas jelas terganggu," ujarnya, Rabu (25/2/2026) .

Dampak paling terasa melanda para pelajar dan pekerja harian. Orang tua harus berangkat lebih pagi untuk mengantar anak ke sekolah. Pelaku usaha kecil mengaku distribusi barang melambat, dan pengemudi ojek serta angkutan barang menanggung beban operasional yang membengkak. "Sepi pembeli semenjak jembatan ambrol," pekik seorang warga dalam dialog tersebut, yang menandakan bahwa usaha di sekitar jembatan kehilangan pelanggan .

Respons Pemerintah

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat menanggapi bencana ini. Wakil Gubernur Emil Dardak yang turun langsung ke lokasi menegaskan bahwa pembangunan ulang jembatan akan dipercepat dengan anggaran sebesar Rp17,5 miliar.

Jembatan baru nantinya akan dirancang lebih kokoh menggunakan balok girder dengan lebar diperlebar dari sebelumnya sembilan meter menjadi 14 meter. Proses pengerjaan diprediksi akan memakan waktu sekitar delapan bulan. "Ini konstruksi yang harus presisi dan kuat untuk jangka panjang. Tidak boleh tergesa-gesa sampai mengorbankan kualitas," tegas Emil .

Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid memastikan akan segera melakukan perbaikan pada jalur alternatif. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur juga telah menyiapkan dua rute pengalihan arus lalu lintas untuk memecah kepadatan di sekitar lokasi kejadian .

Berikut adalah skema jalur alternatif yang disiapkan bagi pengendara:

  • Rute untuk kendaraan bertonase tinggi dari arah selatan: Diarahkan melalui pertigaan Beringin menuju Desa Kalianyar, Desa Koncer, hingga masuk ke kawasan kota Bondowoso .

  • Rute untuk sepeda motor: Dialihkan melalui Desa Jetis menuju pertigaan Jalan Desa Pakuwesi di Kecamatan Curahdami, yang langsung menembus Kelurahan Nangkaan sebagai akses masuk utama menuju pusat kota .

BPBD Bondowoso bersama petugas kepolisian dan dinas perhubungan terus bersiaga di titik penutupan untuk memastikan tidak ada warga yang nekat melintasi struktur jembatan yang rawan. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang .

Jumat, 20 Februari 2026

SERTIFIKAT PENGHARGAAN PELUNASAN IURAN


SERTIFIKAT PENGHARGAAN DONASI PC HIMPAUDI



Pengikut